RadarJawa – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, memimpin Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala Rumah Tahanan Negara (Karutan) Kelas IIB Marabahan, Selasa (30/6). Kegiatan berlangsung di Aula Rutan Marabahan tersebut menjadi momentum penghormatan atas pengabdian I Wayan Tapa Diambara yang memasuki masa purna bakti sekaligus penyerahan estafet kepemimpinan kepada Dwi Hartono sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Karutan Marabahan.
Erwedi Supriyatno menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan sekaligus memperkuat kinerja organisasi menghadapi berbagai tantangan ke depan.
"Serah terima jabatan bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi momentum untuk melanjutkan berbagai capaian yang telah dirintis, menyempurnakan program yang ada, dan menghadirkan semangat baru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Erwedi.
Ia memberikan apresiasi yang tinggi kepada I Wayan Tapa Diambara atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama memimpin Rutan Marabahan. Di bawah kepemimpinannya, berbagai program pembinaan, pelayanan, serta penguatan keamanan dan ketertiban berjalan dengan baik berkat sinergi bersama seluruh jajaran.
Secara khusus, Erwedi juga menyampaikan penghormatan atas perjalanan pengabdian I Wayan Tapa Diambara yang telah mengabdi selama kurang lebih 35 tahun sebagai insan Pemasyarakatan sebelum memasuki masa purna tugas.
"Tiga puluh lima tahun adalah perjalanan panjang yang penuh dedikasi, pengorbanan, dan komitmen. Atas nama keluarga besar Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas seluruh kontribusi yang telah diberikan. Semoga masa purna bakti menjadi masa yang penuh kebahagiaan, kesehatan, dan keberkahan bersama keluarga," ucapnya.
Kepada Dwi Hartono, Erwedi mengucapkan selamat atas amanah baru sebagai Plt. Karutan Marabahan yang dijalankan bersamaan dengan tugasnya sebagai Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura. Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijalankan secara profesional, penuh integritas, dan mampu membangun sistem kerja yang efektif di kedua satuan kerja.
"Saya meminta agar amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Bangun koordinasi yang baik, lakukan delegasi secara tepat kepada jajaran, dan pastikan seluruh program kerja tetap berjalan optimal. Kepemimpinan tidak hanya diukur dari kehadiran fisik, tetapi juga kemampuan membangun tim yang solid dan memastikan pelayanan kepada masyarakat serta pembinaan warga binaan tetap menjadi prioritas," tegas Erwedi.
Ia juga mengajak seluruh jajaran Rutan Marabahan untuk memberikan dukungan penuh kepada Plt. Kepala Rutan sehingga seluruh program kerja dapat terus berjalan dengan baik. Menurutnya, keberhasilan organisasi merupakan hasil kerja sama seluruh pegawai, bukan hanya bergantung pada sosok pemimpin.
Sementara itu, I Wayan Tapa Diambara menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin selama bertugas di lingkungan Pemasyarakatan, khususnya di Rutan Marabahan.
"Terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdian saya. Segala capaian yang diraih merupakan hasil kerja sama kita semua. Saya berharap Rutan Marabahan terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta pembinaan yang semakin berkualitas bagi warga binaan," ungkapnya.
Senada dengan itu, Dwi Hartono menyatakan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus memperkuat sinergi bersama seluruh jajaran.
"Kepercayaan ini merupakan amanah yang harus saya jalankan sebaik-baiknya. Dengan dukungan seluruh pegawai, saya optimistis Rutan Marabahan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, keamanan, dan pembinaan sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," ujarnya.
