RadarJawa – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan melaksanakan audit kinerja melalui pengecekan fisik dan administrasi di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan, Senin (29/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan fungsi pembinaan, monitoring, pengawasan, dan pengendalian (Bintorwasdal), sekaligus memastikan kesiapan satuan kerja menjelang pelaksanaan serah terima jabatan Kepala Rutan.
Audit dipimpin Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Sugito. Ia menjelaskan bahwa audit dilaksanakan untuk memastikan seluruh data dan aset negara berada dalam kondisi valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga proses serah terima jabatan dapat berlangsung dengan tertib.
"Pengecekan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan seluruh data penghuni, inventaris keamanan, maupun administrasi sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Hal ini penting untuk menjamin akuntabilitas sekaligus mendukung kelancaran proses serah terima jabatan Kepala Rutan," ujarnya..
Tim Kanwil melakukan apel penghuni dan pengecekan langsung pada seluruh kamar hunian, yang terdiri atas 30 kamar dan 3 sel isolasi. Berdasarkan hasil pencocokan dengan laporan data penghuni harian, jumlah Warga Binaan di Rutan Marabahan per 29 Juni 2026 pukul 16.00 WITA tercatat sebanyak 279 orang.
Selain itu, tim juga memeriksa inventaris keamanan yang tersimpan di gudang senjata, meliputi senjata api, senjata gas air mata, serta amunisi. Seluruh hasil pemeriksaan fisik kemudian dicocokkan dengan data inventaris yang tercatat.
Hasil audit menunjukkan seluruh inventaris keamanan telah sesuai dengan data administrasi yang dimiliki Rutan Marabahan. Pemeriksaan administrasi pada bidang pelayanan tahanan dan bidang pengelolaan juga berjalan dengan baik sebagai bagian dari kesiapan pelaksanaan serah terima jabatan pejabat baru.
“Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan terus memperkuat budaya kerja yang profesional, transparan, dan akuntabel dalam pengelolaan satuan kerja. Audit ini tidak sekadar menjadi sarana verifikasi data, tetapi juga langkah preventif untuk memastikan seluruh aspek pelayanan, pengamanan, dan pengelolaan berjalan sesuai ketentuan serta mendukung terwujudnya tata kelola Pemasyarakatan, sehingga Pemasyarakatan pasti bermanfaat untuk masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Marabahan, I Wayan Tapa Diambara, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan audit kinerja yang dilakukan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan proses serah terima jabatan berlangsung tertib.
"Kami menyambut baik pelaksanaan audit kinerja ini sebagai bentuk pengawasan sekaligus pembinaan dari Kantor Wilayah. Hasil pemeriksaan menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pengamanan, dan pengelolaan administrasi, sehingga proses serah terima jabatan dapat berjalan lancar dengan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.
