Perkuat Akurasi Data, Kanwil Ditjenpas Kalsel Dukung Sensus Ekonomi 2026
RadarJawa — Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan turut mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) dengan memfasilitasi sosialisasi dan tutorial pengisian pendataan bagi pegawai di lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalsel, Senin (28/9). Kegiatan yang dilaksanakan bersama perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan tersebut memberikan pemahaman praktis kepada pegawai mengenai tujuan sensus, mekanisme pengisian data secara mandiri, hingga informasi yang perlu disiapkan.
Dalam sosialisasi, peserta mendapatkan tutorial langkah demi langkah mengenai pengisian data melalui tautan yang disediakan BPS dengan menggunakan PIN sebagai akses untuk melanjutkan pengisian. Materi mencakup data domisili, komposisi keluarga, pendapatan, pengeluaran, kondisi tempat tinggal dan sanitasi, kepemilikan aset, hingga informasi mengenai keberadaan usaha dan Nomor Induk Berusaha (NIB). Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai penggunaan fitur GPS untuk memastikan lokasi domisili tercatat secara tepat, penyimpanan draft apabila pengisian belum selesai, serta dokumen pendukung yang perlu disiapkan.
Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Sugito, menyampaikan bahwa pemahaman yang baik terhadap mekanisme sensus menjadi bagian penting agar pegawai dapat berpartisipasi secara tepat dan memberikan data yang akurat.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap pegawai tidak hanya memahami cara mengisi Sensus Ekonomi 2026, tetapi juga menyadari pentingnya data yang benar dan lengkap. Data yang diberikan hari ini menjadi bagian dari informasi yang dapat mendukung pemerintah dalam memahami kondisi sosial dan ekonomi masyarakat serta merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran,” ujar Sugito.
Sementara itu, Yuriadi, selaku Ketua Tim dari BPS Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus pemateri dalam kegiatan tersebut, menjelaskan bahwa sosialisasi diberikan untuk membantu responden memahami setiap tahapan pengisian sehingga data yang disampaikan dapat lebih akurat dan sesuai kondisi sebenarnya.
“Kami memberikan penjelasan secara bertahap agar peserta dapat mengisi data secara mandiri dengan lebih mudah. Hal yang paling penting adalah mengisi sesuai kondisi yang sebenarnya, memperhatikan setiap pertanyaan, serta menyiapkan dokumen pendukung yang diperlukan. Apabila terdapat kendala atau hal yang belum dipahami, peserta dapat berkoordinasi dengan petugas BPS,” jelas Yuriadi.
Dengan adanya sosialisasi dan tutorial ini, pegawai diharapkan dapat menyelesaikan pengisian SE2026 secara mandiri, lengkap, dan akurat. Partisipasi setiap responden menjadi langkah sederhana namun penting untuk membantu menghadirkan gambaran kondisi ekonomi masyarakat yang lebih aktual, sehingga data statistik yang dihasilkan dapat menjadi salah satu dasar dalam mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan pembangunan yang lebih tepat.
