51 Pegawai Kanwil Ditjenpas Kalsel Ikuti Tes Urine, Perkuat Deteksi Dini dan Integritas ASN

RadarJawa — Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan melaksanakan tes urine bagi pegawai sebagai bagian dari upaya memperkuat deteksi dini, pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus menjaga integritas aparatur. Kegiatan yang berlangsung di Kanwil Ditjenpas Kalsel, Selasa (22/9), mulai pukul 11.00 WITA tersebut diikuti oleh 51 pegawai dan seluruhnya dinyatakan negatif berdasarkan hasil pemeriksaan.

 Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal Kanwil Ditjenpas Kalsel, Isnawan, bersama Tim Perawatan, Pengamanan dan Kepatuhan Internal. Pelaksanaan tes urine tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-61.OT.02.02 Tahun 2026 tanggal 14 September 2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan dalam Rangka Deteksi Dini Pencegahan Gangguan Keamanan dan Ketertiban pada Lembaga Pemasyarakatan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Rumah Tahanan Negara di seluruh Indonesia.

 “Tes urine ini bukan semata-mata pemeriksaan, tetapi merupakan langkah preventif untuk memastikan lingkungan kerja tetap sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Bagi kami, pencegahan jauh lebih penting karena setiap pegawai memiliki peran dalam menjaga keamanan dan kepercayaan publik terhadap pemasyarakatan,” ujar Isnawan.

 Menurut Isnawan, hasil pemeriksaan terhadap 51 pegawai yang seluruhnya dinyatakan negatif menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang berintegritas. Ia menegaskan bahwa pengawasan internal perlu dilakukan secara konsisten sebagai bentuk komitmen organisasi dalam menciptakan aparatur yang profesional serta mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

  Hal senada disampaikan Ketua Tim Pengamanan, Yahdi Islahuddin, selaku koordinator kegiatan. Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan tes urine menjadi salah satu bentuk deteksi dini yang dilakukan secara terukur untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja yang kondusif.

 “Sebagai bagian dari pengamanan, kami melihat kegiatan ini sebagai upaya bersama untuk menjaga lingkungan kerja tetap aman dan kondusif. Hasil negatif dari seluruh pegawai yang mengikuti pemeriksaan tentu menjadi hal yang positif, sekaligus mengingatkan kita bahwa menjaga integritas dan menjauhi penyalahgunaan narkotika merupakan tanggung jawab bersama,” kata Yahdi.

 Melalui kegiatan tersebut, Kanwil Ditjenpas Kalsel terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang sehat, disiplin, dan berintegritas. Upaya deteksi dini dan pencegahan diharapkan tidak hanya menjadi langkah pengawasan, tetapi juga menjadi bagian dari budaya kerja untuk menjaga kualitas pelayanan pemasyarakatan dan kepercayaan masyarakat.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • 51 Pegawai Kanwil Ditjenpas Kalsel Ikuti Tes Urine, Perkuat Deteksi Dini dan Integritas ASN
  • 51 Pegawai Kanwil Ditjenpas Kalsel Ikuti Tes Urine, Perkuat Deteksi Dini dan Integritas ASN
  • 51 Pegawai Kanwil Ditjenpas Kalsel Ikuti Tes Urine, Perkuat Deteksi Dini dan Integritas ASN
  • 51 Pegawai Kanwil Ditjenpas Kalsel Ikuti Tes Urine, Perkuat Deteksi Dini dan Integritas ASN
  • 51 Pegawai Kanwil Ditjenpas Kalsel Ikuti Tes Urine, Perkuat Deteksi Dini dan Integritas ASN
  • 51 Pegawai Kanwil Ditjenpas Kalsel Ikuti Tes Urine, Perkuat Deteksi Dini dan Integritas ASN