Respect Yourself, KKN-T UAA Ajarkan Siswa SMKN 1 Tegal Kenali Batas dan Lindungi Diri dari Pelecehan Seksual

KN-T 19 UAA memberikan edukasi kepada siswa SMKN 1 Tegal tentang batas pribadi, pencegahan pelecehan seksual, dan cara melindungi diri.

TEGAL – Kelompok KKN-T 19 Universitas Alma Ata (UAA) memberikan pembekalan kepada sekitar 100 siswa SMK Negeri 1 Tegal mengenai pentingnya mengenali batas pribadi sebagai bagian dari upaya pencegahan kekerasan dan pelecehan seksual menjelang pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Sosialisasi bertema “Respect Yourself: Kenali Batas, Cegah, dan Lindungi Diri” tersebut dirancang untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam menghargai tubuh, perasaan, privasi, dan hak pribadi ketika memasuki lingkungan maupun relasi baru. Kegiatan berlangsung dengan pendampingan dua guru SMK Negeri 1 Tegal serta arahan Dosen Pembimbing Lapangan KKN-T 19 UAA, Dr. Rizal Fathurrohman, M.Pd.

Melalui kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada konsep respect yourself dan personal boundaries atau batasan diri. Pemahaman mengenai batas pribadi dinilai penting agar siswa mampu mengenali tindakan yang membuat tidak nyaman sekaligus memberikan respons ketika batas yang telah ditetapkan tidak dihormati.

Tema sosialisasi disesuaikan dengan kondisi siswa SMK Negeri 1 Tegal yang dalam waktu dekat akan mengikuti PKL. Namun, materi tidak menempatkan lingkungan PKL sebagai tempat yang berbahaya, melainkan sebagai salah satu lingkungan baru yang membutuhkan kesiapan siswa dalam menjaga diri dan berinteraksi dengan orang lain.

Batas Pribadi Jadi Bekal Siswa Memasuki Lingkungan PKL

Dalam materi yang disampaikan, batasan diri dijelaskan sebagai ketentuan pribadi mengenai sejauh mana perilaku orang lain dapat diterima oleh seseorang. Siswa juga diberikan pemahaman mengenai cara merespons apabila batas tersebut diabaikan atau dilanggar.

Kemampuan menentukan batas pribadi dinilai tidak hanya diperlukan ketika berada di lingkungan PKL. Prinsip tersebut juga relevan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika siswa berinteraksi dalam pertemanan, hubungan dengan pasangan, maupun bentuk relasi sosial lainnya.

KKN-T 19 UAA menekankan bahwa memasuki lingkungan dan hubungan baru membutuhkan kesadaran terhadap batas pribadi serta kemampuan melindungi diri. Pelanggaran terhadap batas tersebut dapat terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari fisik, verbal hingga digital.

Pemahaman mengenai batas di ruang digital juga menjadi bagian penting dalam sosialisasi karena interaksi sosial siswa saat ini tidak hanya berlangsung secara langsung, tetapi juga melalui media digital dan media sosial.

Hubungan Pacaran Tetap Harus Menghormati Batas Pribadi

Salah satu materi yang mendapat perhatian dalam sosialisasi tersebut adalah batas pribadi dalam hubungan pacaran. Siswa diberikan pemahaman bahwa memiliki hubungan dengan pasangan tidak menghilangkan hak seseorang terhadap privasi, kenyamanan, serta keputusan yang berkaitan dengan dirinya sendiri.

Hubungan pacaran perlu dibangun dengan saling menghargai dan komunikasi yang baik. Kedekatan dalam suatu hubungan juga tidak dapat menjadi alasan untuk melakukan pemaksaan, mengabaikan privasi, maupun melanggar batas yang sudah disampaikan pasangan.

Materi turut membahas perilaku seksual berisiko, khususnya aktivitas yang dilakukan tanpa mempertimbangkan batas pribadi, kesiapan individu, keamanan, dan berbagai konsekuensi yang dapat muncul.

Beberapa dampak yang diperkenalkan kepada siswa meliputi kehamilan yang tidak direncanakan, infeksi menular seksual (IMS), HIV/AIDS, hingga berbagai persoalan psikososial.

Melalui pembahasan tersebut, prinsip “kenali batas, cegah, dan lindungi diri” diarahkan agar dapat diterapkan siswa dalam berbagai situasi kehidupan, bukan hanya selama mengikuti kegiatan PKL.

Empat Langkah Kenali, Batasi, Cegah, dan Lindungi Diri

Dalam sosialisasi, siswa diperkenalkan dengan empat langkah utama dalam menjaga dan melindungi diri, yakni kenali diri, batasi, cegah, dan lindungi diri.

Tahap pertama, kenali diri, mencakup kemampuan memahami perasaan, mengenali tanda-tanda bahaya atau red flag, serta memahami kondisi tubuh dan batas privasi masing-masing. Pemahaman tersebut menjadi dasar agar siswa mampu mengenali situasi yang membuat mereka merasa tidak nyaman.

Tahap berikutnya adalah batasi. Siswa didorong mampu menentukan batas dalam suatu hubungan dan menyampaikannya melalui komunikasi yang asertif, termasuk memiliki keberanian mengatakan “tidak” terhadap tindakan yang tidak diinginkan.

Langkah ketiga berupa pencegahan dilakukan dengan membangun lingkungan pertemanan yang sehat, menjauhi kondisi yang berpotensi menimbulkan risiko, serta meningkatkan pengetahuan melalui edukasi kesehatan reproduksi.

Adapun langkah keempat adalah melindungi diri. Siswa diarahkan untuk mencari dukungan dari orang lain, menyimpan bukti apabila dibutuhkan, serta menyampaikan persoalan yang dihadapi kepada orang dewasa yang dapat dipercaya.

Sejumlah pihak yang dapat menjadi tempat mencari bantuan turut diperkenalkan kepada siswa, seperti guru Bimbingan Konseling (BK), wali kelas, orang tua, maupun anggota keluarga terdekat.

Kotak Curhat Anonim Beri Ruang Siswa Sampaikan Perasaan

Sosialisasi juga dirancang secara interaktif. Pada awal kegiatan, setiap siswa mendapatkan sticky note untuk menuliskan perasaan yang sedang dirasakan maupun hal lain yang ingin mereka sampaikan.

Siswa tidak diwajibkan mencantumkan identitas. Setelah penyampaian materi selesai, kertas tersebut dikumpulkan melalui kotak curhat anonim yang telah disediakan panitia.

Metode tersebut digunakan untuk memberikan ruang kepada siswa agar dapat menyampaikan perasaan atau pengalaman secara lebih nyaman tanpa harus mengungkapkan identitas di hadapan peserta lainnya.

Selain kotak curhat anonim, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Siswa memperoleh kesempatan untuk mengajukan pertanyaan sekaligus memperdalam materi yang sebelumnya telah diterima.

Sebagai apresiasi terhadap keaktifan peserta, panitia memberikan hadiah kepada tiga siswa yang mengajukan pertanyaan dalam sesi tersebut.

KKN-T 19 UAA Kenalkan Universitas Alma Ata

Di sela-sela sosialisasi, KKN-T 19 juga memperkenalkan Universitas Alma Ata kepada para siswa SMK Negeri 1 Tegal. Pengenalan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan bersama edukasi mengenai pentingnya menghargai dan melindungi diri.

Kegiatan dipimpin Rifka Hidayani selaku ketua. Materi disampaikan oleh Ilham Maarif dan Rifka Arsiati, sedangkan jalannya acara dipandu Ananda Wahyu sebagai pembawa acara.

Pelaksanaan sosialisasi turut mendapat dukungan dari anggota KKN-T 19 Universitas Alma Ata lainnya dan dua guru SMK Negeri 1 Tegal. Seluruh rangkaian kegiatan berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Rizal Fathurrohman, M.Pd.

Melalui kegiatan tersebut, KKN-T 19 UAA berharap siswa mempunyai pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya menghargai diri sendiri ketika menghadapi berbagai lingkungan dan hubungan sosial.

Kemampuan menjaga diri tidak hanya berkaitan dengan menghindari situasi berbahaya, tetapi juga mencakup kemampuan mengenali batas pribadi, mengomunikasikan batas secara tegas, mencegah kondisi berisiko, serta mencari pertolongan ketika membutuhkan dukungan.

Pesan utama kegiatan tersebut dirangkum dalam kalimat penutup materi, “Respect starts with you.”

Pesan itu menegaskan bahwa penghargaan terhadap diri sendiri menjadi langkah awal bagi siswa untuk membangun kehidupan dan hubungan sosial yang sehat, aman, serta bermartabat.

Baca Juga:
Tersalin 👍
M. Angga
M. Angga
Jurnalis berita online

Berita Terbaru

  • Respect Yourself, KKN-T UAA Ajarkan Siswa SMKN 1 Tegal Kenali Batas dan Lindungi Diri dari Pelecehan Seksual
  • Respect Yourself, KKN-T UAA Ajarkan Siswa SMKN 1 Tegal Kenali Batas dan Lindungi Diri dari Pelecehan Seksual
  • Respect Yourself, KKN-T UAA Ajarkan Siswa SMKN 1 Tegal Kenali Batas dan Lindungi Diri dari Pelecehan Seksual
  • Respect Yourself, KKN-T UAA Ajarkan Siswa SMKN 1 Tegal Kenali Batas dan Lindungi Diri dari Pelecehan Seksual
  • Respect Yourself, KKN-T UAA Ajarkan Siswa SMKN 1 Tegal Kenali Batas dan Lindungi Diri dari Pelecehan Seksual
  • Respect Yourself, KKN-T UAA Ajarkan Siswa SMKN 1 Tegal Kenali Batas dan Lindungi Diri dari Pelecehan Seksual