Busapa Sambangi Blok Hunian, Kalapas Narkotika Karang Intan Jalin Komunikasi dengan Warga Binaan
Radarjawa – Kalapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, bersama pejabat struktural menyapa warga binaan di Blok Hunian C (Cut Nyak Dhien) dan D (Demang Lehman) melalui kegiatan Budaya Sapa Pagi (Busapa), Senin (19/10/2026). Melalui kegiatan ini, Yugo dan jajaran menjalin komunikasi langsung, memantau kondisi hunian, serta menggali kebutuhan warga binaan untuk mendukung pelayanan dan pembinaan yang responsif.
Melalui kegiatan Budaya Sapa Pagi (Busapa), Yugo bersama jajaran menyapa dan berbincang dengan warga binaan di selasar maupun di dalam blok hunian. Kegiatan ini bertujuan menjaga hubungan yang baik, mengetahui kondisi dan kebutuhan warga binaan, serta menerima masukan sebagai bahan evaluasi pelayanan. Melalui interaksi tersebut, jajaran dapat memahami situasi di blok hunian, menindaklanjuti kebutuhan sesuai ketentuan, serta mendukung kelancaran pembinaan dan menjaga keamanan serta ketertiban.
Komunikasi langsung menjadi bagian penting dari Busapa karena membantu petugas memahami kondisi warga binaan dan mengetahui persoalan yang mungkin memerlukan tindak lanjut. Dengan membuka ruang dialog, petugas dapat menerima masukan secara langsung, memberikan arahan, serta mempertimbangkan langkah yang sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Upaya ini juga mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban melalui komunikasi yang baik antara petugas dan warga binaan.
“Melalui Busapa, kami ingin memastikan komunikasi dengan warga binaan tetap terjaga. Kami perlu mengetahui kondisi dan kebutuhan mereka secara langsung agar hal-hal yang memerlukan perhatian dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Dengan komunikasi yang terbuka, kami berharap pelayanan dan pembinaan dapat berjalan dengan baik, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan hunian yang aman dan tertib,” ujar Yugo Indra Wicaksi.
Salah seorang warga binaan berinisial MA menyambut baik kesempatan untuk berbincang langsung dengan Kalapas dan petugas. Menurutnya, komunikasi tersebut memberikan ruang bagi warga binaan untuk menyampaikan hal-hal yang perlu diperhatikan sekaligus menerima arahan secara langsung.
“Kami senang bisa berbicara langsung dengan Kalapas dan petugas. Kami memiliki kesempatan untuk menyampaikan hal-hal yang perlu diperhatikan dan mendapatkan arahan secara langsung. Komunikasi seperti ini membantu kami merasa lebih diperhatikan dan mendorong kami untuk mengikuti pembinaan dengan baik,” ungkap MA.
Melalui Budaya Sapa Pagi, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus menjaga komunikasi antara petugas dan warga binaan sebagai bagian dari pelayanan dan pembinaan. Informasi yang diperoleh dari kegiatan ini menjadi bahan perhatian bagi jajaran untuk memahami kondisi di blok hunian dan menentukan tindak lanjut sesuai kebutuhan.
Kegiatan ini mencerminkan upaya Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam menjalankan tugas pemasyarakatan melalui pendekatan yang komunikatif dan humanis. Dengan memahami kondisi warga binaan secara langsung, jajaran berupaya menjaga lingkungan hunian tetap kondusif serta mendukung pembinaan yang bermanfaat bagi warga binaan sebagai bekal kembali ke masyarakat.
