Perdalam Ilmu Fikih, Warga Binaan Lapas Amuntai Dibekali Pemahaman Ibadah secara Praktis

RadarJawa – Pembinaan kepribadian berbasis keagamaan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai. Kali ini, Warga Binaan mengikuti pengajian fikih praktik yang disampaikan oleh penyuluh agama dari Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara, Ustaz Ahmad Zurkani, Senin (29/9/2026).

 Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapas Amuntai tersebut diikuti Warga Binaan dengan tertib dan penuh perhatian. Pengajian difokuskan pada pemahaman ilmu fikih yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan ibadah sehari-hari, sehingga materi yang disampaikan tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan.

 Dalam penyampaiannya, Ustaz Ahmad Zurkani memberikan penjelasan mengenai pentingnya memahami tata cara beribadah sesuai tuntunan agama. Melalui pendekatan yang sederhana dan praktis, Warga Binaan diberikan kesempatan untuk memperdalam pengetahuan sekaligus memperbaiki pelaksanaan ibadah mereka.

Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan untuk membentuk pribadi yang lebih baik.

 “Pembinaan keagamaan bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana introspeksi dan memperbaiki diri. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diamalkan selama menjalani pembinaan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujar Gusti.

Sementara itu, Ustaz Ahmad Zurkani menekankan bahwa memahami fikih sangat penting karena berkaitan erat dengan praktik ibadah seorang muslim dalam kehidupan sehari-hari.

 “Belajar fikih membantu kita memahami bagaimana melaksanakan ibadah dengan benar. Yang terpenting bukan hanya mengetahui ilmunya, tetapi berusaha mempraktikkannya secara konsisten dalam kehidupan,” tuturnya.

 Melalui sinergi bersama Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara, Lapas Amuntai berkomitmen terus menghadirkan kegiatan pembinaan rohani secara rutin. Pengajian fikih praktik ini diharapkan menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk meningkatkan kualitas ibadah, membangun kesadaran diri, serta menumbuhkan sikap dan perilaku positif sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Perdalam Ilmu Fikih, Warga Binaan Lapas Amuntai Dibekali Pemahaman Ibadah secara Praktis
  • Perdalam Ilmu Fikih, Warga Binaan Lapas Amuntai Dibekali Pemahaman Ibadah secara Praktis
  • Perdalam Ilmu Fikih, Warga Binaan Lapas Amuntai Dibekali Pemahaman Ibadah secara Praktis
  • Perdalam Ilmu Fikih, Warga Binaan Lapas Amuntai Dibekali Pemahaman Ibadah secara Praktis
  • Perdalam Ilmu Fikih, Warga Binaan Lapas Amuntai Dibekali Pemahaman Ibadah secara Praktis
  • Perdalam Ilmu Fikih, Warga Binaan Lapas Amuntai Dibekali Pemahaman Ibadah secara Praktis