TpWiTpr5BSO0BSC7GpOpGpdiGd==

Pembinaan Spiritual Lintas Iman Warnai Lapas Palu

RadarJawa -- Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu terus berkomitmen dalam meningkatkan pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan keagamaan lintas iman yang dilaksanakan pada Selasa, 26 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pemenuhan hak beribadah serta upaya pembentukan karakter dan moral warga binaan selama menjalani masa pidana.Pada pagi hari, WBP yang beragama Kristen mengikuti ibadah rutin di Gereja Oikumene Jemaat Kalvari Lapas Palu. Ibadah tersebut dipimpin langsung oleh Pdt. Charter S.P dari GBI House Of Mercy dan berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Dalam khotbahnya, Pdt. Charter S.P menyampaikan pesan rohani bertema "Kepenuhan Hidup Dalam Kristus" yang bersumber dari Kolose 2:6--7, menekankan pentingnya hidup berakar, bertumbuh, dan berdiri teguh dalam iman melalui doa, membaca Alkitab, serta persekutuan ibadah yang berkelanjutan.

Selanjutnya, pada waktu yang sama di tempat berbeda, WBP beragama Islam mengikuti kajian dan tausiyah keagamaan di Masjid Al-Istiqomah Lapas Palu. Kajian tersebut disampaikan oleh Ustad Abu Zubair dengan tema utama Sholat Qiyamullail. Dalam penyampaiannya, Ustad Abu Zubair menguraikan berbagai keutamaan sholat malam, di antaranya sebagai penghapus dosa, pembuka pintu rezeki, penenang jiwa, pengangkat derajat di sisi Allah, serta amalan yang menjadi ciri orang saleh. WBP juga diberikan pemahaman bahwa Qiyamullail dapat dilakukan secara sederhana melalui sholat malam, membaca Al-Qur'an, dan berdzikir.

Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kedua kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian, khususnya pembinaan kerohanian, yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurutnya, pembinaan spiritual memiliki peran penting dalam membentuk pribadi WBP yang lebih baik, sadar akan kesalahan, serta siap untuk kembali dan berintegrasi secara positif di tengah masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan di bawah pengawasan petugas lapas. Lapas Kelas IIA Palu berharap kegiatan pembinaan keagamaan lintas iman ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai sarana rehabilitasi mental dan spiritual bagi warga binaan.

Type above and press Enter to search.