RadarJawa – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng), Rakhmat Renaldy, menghadiri kegiatan buka puasa bersama bertajuk Sulteng Nambaso yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tengah di halaman Kantor Gubernur, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, para kepala kementerian/lembaga di daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta ratusan siswa dan siswi dari berbagai sekolah di Kota Palu. Momentum kebersamaan di bulan suci Ramadan ini menjadi wadah mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan sejumlah pesan penting bagi generasi muda di Sulawesi Tengah. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Gubernur Anwar Hafid mendeklarasikan dua gerakan penting, yakni deklarasi Siswa Sulteng Cinta Masjid serta Gerakan Siswa Sulteng Perang Melawan Narkoba. Deklarasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang religius, disiplin, serta memiliki kesadaran untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
“Anak-anak Sulawesi Tengah harus memiliki akhlak yang baik, mencintai tempat ibadah, dan memiliki keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba. Masa depan daerah ini ada di tangan mereka,” ujar Gubernur Anwar Hafid di hadapan para peserta yang hadir.
Ia juga mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, hingga tokoh masyarakat untuk bersama-sama membimbing generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas dan berdaya saing.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menyambut baik kegiatan tersebut dan menilai bahwa momentum Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai moral, spiritual, serta kesadaran hukum di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, pembinaan karakter generasi muda tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga dan sekolah, tetapi juga seluruh elemen bangsa, termasuk pemerintah dan lembaga negara.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam suasana kebersamaan dan spiritualitas. Kami di Kanwil Kemenkum Sulteng mendukung penuh upaya Pemerintah Provinsi dalam membentuk generasi muda yang berakhlak baik, taat hukum, serta memiliki kesadaran untuk menjauhi narkoba,” ujar Rakhmat Renaldy.
Ia menambahkan bahwa kesadaran hukum dan pembentukan karakter sejak usia dini sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang tertib, aman, dan berkeadilan di masa depan.
“Kami percaya bahwa generasi muda yang memiliki nilai religius, integritas, dan kesadaran hukum yang baik akan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan Sulawesi Tengah,” tambah Rakhmat Renaldy.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Menjelang waktu berbuka, para peserta mengikuti tausiah singkat yang mengingatkan pentingnya memperkuat iman, menjaga persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial selama bulan suci Ramadan.
Melalui kegiatan Sulteng Nambaso ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta seluruh elemen masyarakat dalam membangun Sulawesi Tengah yang religius, berbudaya, dan berintegritas.

