Perkuat Keimanan, Warga Binaan Lapas Amuntai Ikuti Pembacaan Yasin, Dzikir, dan Sholat Dhuha Berjamaah
RadarJawa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai terus memperkuat pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan bagi Warga Binaan. Kali ini, kegiatan pembinaan dilaksanakan melalui pembacaan Surah Yasin, dzikir, dan sholat dhuha berjamaah yang diikuti oleh Warga Binaan dari kamar 2, 3, dan 4 sesuai dengan jadwal pembinaan yang telah ditetapkan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter serta meningkatkan kualitas spiritual Warga Binaan.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat dhuha berjamaah yang berlangsung dengan tertib dan khusyuk. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin dan dzikir bersama. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menumbuhkan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pembacaan Surah Yasin dan dzikir, Warga Binaan diajak untuk memperkuat keimanan serta meningkatkan kesadaran spiritual. Sementara itu, pelaksanaan sholat dhuha berjamaah menjadi salah satu bentuk pembiasaan ibadah sunnah yang diharapkan dapat terus diterapkan secara konsisten, baik selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk pribadi yang lebih baik. “Kami berharap melalui kegiatan pembacaan Yasin, dzikir, dan sholat dhuha berjamaah ini, Warga Binaan dapat semakin meningkatkan keimanan, memperbaiki diri, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan,” ungkap Kalapas.
Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa kegiatan pembinaan keagamaan akan terus dilaksanakan secara terjadwal dan berkesinambungan. Pembiasaan ibadah ini diharapkan dapat memberikan ketenangan batin, menumbuhkan kedisiplinan, serta membangun sikap positif bagi Warga Binaan dalam menjalani proses pembinaan di Lapas.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Amuntai berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan kepribadian yang berorientasi pada peningkatan kualitas spiritual dan moral Warga Binaan. Dengan memperkuat nilai-nilai keagamaan, diharapkan Warga Binaan dapat menjalani proses pembinaan dengan lebih baik serta memiliki bekal keimanan dan akhlak yang baik ketika kembali ke tengah masyarakat.
