RadarJawa – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Amuntai terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui berbagai kegiatan produktif. Salah satunya dengan melaksanakan perawatan kebun serta pelayanan jasa cuci motor yang menjadi sarana pembelajaran keterampilan dan penanaman etos kerja.
Kegiatan perawatan kebun dilakukan secara rutin dengan membersihkan area tanam, mencabut gulma, menyiram tanaman, serta melakukan pemeliharaan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Melalui kegiatan ini, warga binaan dibekali pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian yang diharapkan dapat menjadi bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.
Selain itu, warga binaan juga melaksanakan layanan cuci motor dengan menerapkan prosedur kerja yang baik, mulai dari proses pencucian hingga pengeringan kendaraan. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta memberikan pengalaman kerja yang bermanfaat.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa berbagai program pembinaan kemandirian merupakan bentuk komitmen Lapas dalam mempersiapkan warga binaan agar memiliki kemampuan dan kepercayaan diri untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.
"Melalui kegiatan pembinaan seperti perawatan kebun dan jasa cuci motor, kami berharap warga binaan dapat mengembangkan keterampilan, membangun karakter yang disiplin, serta memiliki bekal yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke masyarakat," ujar Gusti Iskandarsyah.
Lapas Kelas IIB Amuntai akan terus menghadirkan program pembinaan yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan sebagai upaya mewujudkan pemasyarakatan yang bermanfaat serta mendukung proses reintegrasi sosial bagi warga binaan.
