TpWiTpr5BSO0BSC7GpOpGpdiGd==

Dari SAE Untuk Kemandirian, WBP Lapas Palu Panen 70 Kg Jagung di Lahan SAE Desa Langaleso

RadarJawa -- Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Palu yang berlokasi di Desa Langaleso, Kabupaten Sigi, pada Jumat (03/06).

Kegiatan panen tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan yang secara aktif dilibatkan dalam kegiatan pertanian. Dalam pelaksanaannya, WBP didampingi oleh petugas Lapas Palu yang memberikan arahan serta pengawasan sehingga kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Dari kegiatan panen tersebut, WBP berhasil memanen sebanyak 70 kilogram jagung, yang menjadi hasil nyata dari proses pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertanian yang dilaksanakan di SAE Lapas Palu.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu, Makmur, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian di SAE Lapas Palu merupakan salah satu program pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif.

"Program pertanian ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan kemandirian, tetapi juga sebagai media pembelajaran bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan yang bermanfaat. Harapannya, setelah selesai menjalani masa pidana, mereka dapat memanfaatkan keterampilan tersebut untuk menjalani kehidupan yang lebih mandiri di tengah masyarakat," ujar Makmur.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, memberikan apresiasi atas upaya pembinaan yang dilakukan oleh Lapas Palu melalui pemanfaatan lahan SAE sebagai sarana pelatihan dan pemberdayaan warga binaan.

"Kegiatan seperti ini merupakan bagian dari implementasi sistem pemasyarakatan yang menekankan pembinaan dan pemberdayaan warga binaan. Melalui kegiatan produktif di bidang pertanian, warga binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan kerja, tetapi juga membangun rasa tanggung jawab dan kesiapan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat," ungkapnya.

Melalui kegiatan panen jagung tersebut, diharapkan program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Palu dapat terus berkembang serta memberikan manfaat nyata bagi warga binaan dalam mempersiapkan diri kembali ke masyarakat.

Type above and press Enter to search.