TpWiTpr5BSO0BSC7GpOpGpdiGd==

Bukti Nyata Pembinaan Kemandirian, Lapas Palu Panen 118 kg Hasil Pertanian di SAE Langaleso

RadarJawa - Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu kembali menunjukkan hasil positif dari program pembinaan kemandirian di bidang pertanian. Hari ini, WBP melaksanakan panen kangkung sebanyak 80 kilogram dan jambu kristal sebanyak 38 kilogram yang berlokasi di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Palu, Desa Langaleso, Selasa (2/6).

Panen tersebut merupakan hasil dari proses budidaya yang dilakukan secara berkelanjutan oleh WBP di bawah pendampingan petugas. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Palu dalam membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian sekaligus mendorong kemandirian ekonomi sebagai bekal reintegrasi sosial.

Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini mencerminkan konsistensi pembinaan kemandirian. "Hasil panen ini menunjukkan bahwa warga binaan mampu mengelola kegiatan pertanian dengan baik. Kami berharap keterampilan ini dapat menjadi bekal nyata saat mereka kembali ke masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, program SAE merupakan sarana strategis untuk membangun kemandirian dan tanggung jawab warga binaan. "Pembinaan berbasis keterampilan seperti pertanian adalah wujud nyata pemasyarakatan yang produktif dan berorientasi pada masa depan warga binaan," ungkapnya.

Kegiatan panen di Sarana Asimilasi dan Edukasi Lapas Palu berlangsung tertib dan lancar dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan kerja. Program ini diharapkan terus berkelanjutan guna mendukung pembinaan kemandirian WBP di Lapas Kelas IIA Palu.

Type above and press Enter to search.