TpWiTpr5BSO0BSC7GpOpGpdiGd==

Kanwil Ditjenpas Kalsel Perkuat Kemandirian Pangan melalui Penanaman Padi Perdana di Pagatan Besar

RadarJawa – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan berkomitmen mendukung ketahanan pangan nasional melalui Penanaman Padi Perdana pada lahan pembinaan pertanian di Desa Pagatan Besar, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (2/4).

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta Pemerintah Kabupaten Tanah Laut atas dukungan dan kolaborasi yang telah diberikan. Dukungan ini sangat berarti dalam mewujudkan program pembinaan yang produktif dan berdampak nyata,” ujar Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Mulyadi.

Ia mengungkapkan bahwa lahan yang saat ini dimanfaatkan merupakan hasil dari proses panjang yang tidak mudah. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi vegetasi galam kini telah berhasil diolah menjadi lahan pertanian produktif berkat kerja keras dan sinergi berbagai pihak.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa melalui sinergi dan semangat gotong royong antarinstansi, berbagai tantangan dapat kita hadapi bersama hingga menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.

Adapun total luas lahan cetak sawah rakyat yang dikelola mencapai sekitar 20 hektare, terdiri atas 10 hektare lahan hibah dan 10 hektare pinjam pakai. Pada tahap awal, penanaman dilakukan di atas lahan seluas empat hektare sebagai pilot project pengembangan kawasan pertanian produktif.

Mulyadi menegaskan bahwa program pembinaan pertanian ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan peningkatan keterampilan Warga Binaan.

“Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya dibekali keterampilan kerja, tetapi juga ditanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat untuk membangun masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, program ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta selaras dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi sumber daya yang dimiliki pemasyarakatan.

“Melalui pemanfaatan lahan pembinaan pertanian ini, kami berharap Pemasyarakatan tidak hanya berperan dalam aspek pembinaan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan ketahanan pangan masyarakat,” ungkap Mulyadi.

Sementara itu, Bupati Tanah Laut yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, H Achmad Taufik, turut menyampaikan dukungan penuh terhadap program pembinaan berbasis pertanian yang dilaksanakan oleh jajaran pemasyarakatan.

“Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menyambut baik dan mendukung penuh kegiatan ini sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi Warga Binaan, tetapi juga berpotensi memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ungkapnya.

Lahan pembinaan pertanian ini diharapkan dapat terus dikembangkan dan dikelola secara berkelanjutan, sehingga memberikan manfaat ekonomi, memperkuat peran pemasyarakatan dalam mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Type above and press Enter to search.