RadarJawa – Kegiatan pembinaan kemandirian melalui Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Amuntai tetap berjalan meskipun berada dalam kondisi banjir. Salah satu kegiatan yang tetap dilaksanakan adalah pemberian pakan ikan lele oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di kolam SAE, pada Jum'at, 02 Januari 2026.
Pemberian pakan ikan lele tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen Lapas Kelas IIB Amuntai dalam menjaga keberlangsungan program pembinaan perikanan, sekaligus memastikan kesehatan dan pertumbuhan ikan tetap terjaga meskipun di tengah situasi alam yang kurang mendukung.
Kegiatan ini dilaksanakan di bawah pengawasan langsung Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja (Kasubsi Giatja), Dwi Suprapto. Pengawasan dilakukan untuk memastikan proses pemberian pakan berjalan sesuai dengan prosedur serta tetap memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan WBP.
Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa kondisi banjir tidak menjadi penghalang bagi Lapas untuk terus menjalankan program pembinaan yang telah direncanakan. Menurutnya, kegiatan SAE memiliki peran penting dalam membekali WBP dengan keterampilan yang bermanfaat serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kedisiplinan.
“Pembinaan kemandirian harus tetap berjalan dalam kondisi apa pun. Melalui kegiatan ini, WBP tidak hanya belajar keterampilan perikanan, tetapi juga dilatih untuk tetap produktif dan bertanggung jawab,” ujar Gusti Iskandarsyah.
