RadarJawa — Rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Kementerian Hukum (Kemenkum) Tahun 2025 ditutup dengan penuh makna melalui gelaran Malam Harmoni, sebuah malam kebersamaan yang tidak hanya menjadi ajang penyempurnaan konsolidasi kinerja, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial jajaran Kemenkum terhadap sesama.
Kegiatan Malam Harmoni ini dihadiri oleh seluruh jajaran Kemenkum dari pusat hingga daerah, yang dipimpin langsung oleh Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas. Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah, Rakhmat Renaldy, bersama para pimpinan tinggi pratama, administrator, serta jajaran pegawai dari berbagai unit kerja.
Selain menjadi penutup resmi Rakordal Kemenkum Tahun 2025, Malam Harmoni juga dimanfaatkan sebagai momentum penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana alam di Sumatera. Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan, seluruh insan Kemenkum menunjukkan solidaritas tanpa sekat, menyatukan empati dan kepedulian untuk membantu saudara-saudara yang terdampak musibah
Hingga pelaksanaan Malam Harmoni, dana bantuan yang berhasil dihimpun telah mencapai Rp177 juta, dan jumlah tersebut dipastikan masih akan terus bertambah, seiring antusiasme dan kepedulian jajaran Kemenkum yang belum berhenti mengalirkan bantuan.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulawesi Tengah, Rakhmat Renaldy, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif kemanusiaan yang menjadi bagian dari Rakordal tersebut. Menurutnya, Malam Harmoni mencerminkan nilai luhur Kemenkum yang tidak hanya fokus pada capaian kinerja dan target organisasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
“Malam Harmoni ini bukan sekadar acara penutup Rakordal, tetapi menjadi simbol kuat bahwa Kementerian Hukum hadir dengan empati dan kepedulian. Solidaritas yang terbangun malam ini menunjukkan bahwa insan pengayoman selalu siap bergerak bersama membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” ujar Rakhmat Renaldy.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan seluruh jajaran, termasuk dari Kantor Wilayah Kemenkum Sulawesi Tengah, merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung setiap langkah kebijakan dan gerakan kemanusiaan yang diinisiasi oleh pimpinan kementerian.
“Kami di daerah merasa bangga dapat menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan ini. Dana yang terkumpul merupakan hasil ketulusan dan kebersamaan seluruh insan Kemenkum. Ini menjadi pengingat bahwa di balik tugas-tugas kedinasan, ada tanggung jawab moral untuk saling menguatkan sebagai satu keluarga besar,” lanjutnya.
Rakhmat Renaldy juga berharap bantuan yang terkumpul dapat segera disalurkan secara tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi para korban bencana di Sumatera. Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan yang terbangun dalam Malam Harmoni selaras dengan semangat reformasi birokrasi dan penguatan nilai-nilai integritas, kepedulian, serta pelayanan publik yang humanis.
Malam Harmoni berlangsung dengan penuh keakraban, diwarnai dengan penampilan seni, refleksi kebersamaan, serta pesan-pesan kebangsaan yang memperkuat tekad jajaran Kemenkum untuk terus meningkatkan kinerja di tahun 2025. Kegiatan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Rakordal Kemenkum tidak hanya berorientasi pada evaluasi dan pengendalian program, tetapi juga menanamkan nilai solidaritas dan kepedulian sosial sebagai bagian dari budaya kerja.
Dengan berakhirnya Malam Harmoni, rangkaian Rakordal Kemenkum Tahun 2025 resmi ditutup, meninggalkan pesan mendalam bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari capaian kinerja, tetapi juga dari sejauh mana kehadirannya mampu memberi arti dan harapan bagi masyarakat luas.
