Panen Berkelanjutan, Produktivitas Terjaga: Lapas Amuntai Kembali Panen 25 Kg Kangkung

RadarJawa – Program ketahanan pangan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai terus menunjukkan hasil positif. Melalui kegiatan budidaya tanaman hortikultura yang dilakukan secara berkelanjutan, Lapas Amuntai kembali melaksanakan panen kangkung sebanyak 25 kilogram pada Kamis (8/10).

Kegiatan panen merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus upaya pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan Lapas. Budidaya kangkung dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sehingga hasil panen dapat diperoleh secara berkala.

Proses budidaya melibatkan warga binaan yang turut berperan dalam berbagai tahapan, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, penyiraman, hingga pemanenan. Kegiatan tersebut tidak hanya menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan pertanian bagi warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa keberlanjutan menjadi salah satu hal penting dalam pengembangan program ketahanan pangan di Lapas.

“Panen 25 kilogram kangkung hari ini menunjukkan bahwa program ketahanan pangan di Lapas Amuntai terus berjalan dan memberikan hasil. Yang terpenting bukan hanya hasil panennya, tetapi bagaimana kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan keterampilan bagi warga binaan,” ujar Gusti.

Ia menambahkan bahwa kegiatan pertanian juga menjadi bagian dari proses pembinaan kemandirian warga binaan agar memiliki pengalaman dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah selesai menjalani masa pidana.

“Kami terus mendorong warga binaan untuk aktif dan konsisten dalam merawat tanaman. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama mengikuti kegiatan ini dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” tambahnya.

Panen kali ini menghasilkan 25 kilogram kangkung dalam kondisi siap dimanfaatkan. Hasil tersebut menjadi salah satu bukti produktivitas kegiatan pertanian yang terus dikembangkan oleh Lapas Amuntai.

Dengan perawatan dan penanaman yang dilakukan secara berkesinambungan, Lapas Amuntai menargetkan kegiatan budidaya kangkung dapat terus menghasilkan panen secara rutin. Selain mendukung program ketahanan pangan, kegiatan ini juga menciptakan aktivitas positif dan produktif bagi warga binaan.

Dari lahan sederhana, tumbuh hasil yang nyata. Dari keterampilan, tumbuh kemandirian. Lapas Amuntai terus bergerak membangun ketahanan pangan sekaligus membekali warga binaan untuk kembali produktif di tengah masyarakat.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Panen Berkelanjutan, Produktivitas Terjaga: Lapas Amuntai Kembali Panen 25 Kg Kangkung
  • Panen Berkelanjutan, Produktivitas Terjaga: Lapas Amuntai Kembali Panen 25 Kg Kangkung
  • Panen Berkelanjutan, Produktivitas Terjaga: Lapas Amuntai Kembali Panen 25 Kg Kangkung
  • Panen Berkelanjutan, Produktivitas Terjaga: Lapas Amuntai Kembali Panen 25 Kg Kangkung
  • Panen Berkelanjutan, Produktivitas Terjaga: Lapas Amuntai Kembali Panen 25 Kg Kangkung
  • Panen Berkelanjutan, Produktivitas Terjaga: Lapas Amuntai Kembali Panen 25 Kg Kangkung