Ketahanan Pangan Lapas Amuntai Berlanjut, 101 DOC Ayam Pedaging Kembali Dipelihara

RadarJawa — Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai dalam mendukung program ketahanan pangan terus diwujudkan melalui pengembangan sektor peternakan. Pada Rabu (7/10), Lapas Amuntai kembali mendatangkan sebanyak 101 ekor Day Old Chick (DOC) ayam pedaging untuk dibudidayakan di Kandang Ayam SAE Lapas Amuntai.

Kedatangan ratusan DOC tersebut menjadi bagian dari keberlanjutan program ketahanan pangan yang telah dikembangkan Lapas Amuntai. Bibit ayam pedaging selanjutnya ditempatkan di kandang yang telah dipersiapkan dengan memperhatikan kebutuhan dasar pemeliharaan, mulai dari kebersihan kandang, ketersediaan pakan dan minum, hingga pengawasan kondisi kesehatan ayam.

Program ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemanfaatan lahan dan pengembangan kegiatan produktif di lingkungan Lapas. Melalui kegiatan peternakan, warga binaan dapat memperoleh pengalaman dan keterampilan praktis yang memiliki nilai manfaat sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.

Pengelolaan Kandang Ayam SAE dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip pemeliharaan yang terukur, kebersihan, kedisiplinan, dan monitoring rutin. Setiap perkembangan ayam akan dipantau untuk memastikan pertumbuhan berjalan optimal hingga memasuki masa panen.

Penambahan 101 DOC ini sekaligus menunjukkan bahwa program ketahanan pangan di Lapas Amuntai tidak berhenti pada satu siklus produksi. Program terus dikembangkan melalui keberlanjutan pembibitan dan pemeliharaan sehingga diharapkan mampu memberikan manfaat secara berkesinambungan.

Kepala Lapas Amuntai Gusti Iskandarsyah menyampaikan bahwa program ketahanan pangan merupakan salah satu bentuk komitmen Lapas dalam menciptakan kegiatan pembinaan yang produktif dan memberikan dampak nyata.

“Program ketahanan pangan harus terus berlanjut dan dikembangkan. Selain menghasilkan produk yang bermanfaat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan keterampilan bagi warga binaan agar memiliki pengalaman yang dapat diterapkan setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Dengan kembali didatangkannya 101 ekor DOC ayam pedaging, Kandang Ayam SAE Lapas Amuntai diharapkan semakin produktif serta mampu menjadi salah satu unit kegiatan pembinaan yang mendukung terwujudnya ketahanan pangan sekaligus kemandirian warga binaan.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Ketahanan Pangan Lapas Amuntai Berlanjut, 101 DOC Ayam Pedaging Kembali Dipelihara
  • Ketahanan Pangan Lapas Amuntai Berlanjut, 101 DOC Ayam Pedaging Kembali Dipelihara
  • Ketahanan Pangan Lapas Amuntai Berlanjut, 101 DOC Ayam Pedaging Kembali Dipelihara
  • Ketahanan Pangan Lapas Amuntai Berlanjut, 101 DOC Ayam Pedaging Kembali Dipelihara
  • Ketahanan Pangan Lapas Amuntai Berlanjut, 101 DOC Ayam Pedaging Kembali Dipelihara
  • Ketahanan Pangan Lapas Amuntai Berlanjut, 101 DOC Ayam Pedaging Kembali Dipelihara