Dorong Pendidikan Berkelanjutan, Kakanwil Ditjenpas Kalsel Buka Perkuliahan S2 di Lapas Karang Intan
RadarJawa - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, membuka Program Pendidikan Strata II (S2) bagi Petugas dan Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Selasa (8/9). Program tersebut terlaksana melalui kerja sama Lapas Narkotika Karang Intan dengan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin.
Erwedi mengapresiasi terselenggaranya program, di mana pendidikan merupakan instrumen penting dalam membangun manusia yang lebih berkualitas. Pendidikan dipandang mampu memberikan pengetahuan, membuka wawasan, membentuk cara berpikir, dan mendorong seseorang menjadi pribadi yang lebih baik.
“Pemasyarakatan tidak boleh hanya dimaknai sebagai tempat menjalani pidana, tetapi juga sebagai tempat untuk memperbaiki diri, meningkatkan kapasitas, dan mempersiapkan masa depan,” ujarnya.
Kesempatan mengikuti pendidikan S2 bagi petugas bagian dari investasi terhadap peningkatan kapasitas sumber daya manusia Pemasyarakatan. Tantangan tugas yang semakin kompleks membutuhkan petugas yang tidak hanya memiliki pengalaman, tetapi juga wawasan akademik, kemampuan analisis, kemampuan manajerial, serta kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi.
“Jangan sampai pendidikan hanya menghasilkan gelar, tetapi harus menghasilkan perubahan dalam cara berpikir, cara bekerja, dan cara memberikan pelayanan,” tegasnya.
Sementara bagi warga binaan, Erwedi menilai kesempatan menempuh pendidikan S2 merupakan bagian dari proses pembinaan yang dapat menjadi bekal dalam mempersiapkan kehidupan setelah kembali ke tengah masyarakat.
“Jangan pernah berhenti bermimpi dan jangan pernah berhenti belajar. Status sebagai warga binaan bukan berarti berakhirnya masa depan. Justru selama berada dalam proses pembinaan, saudara-saudara memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri menjadi manusia yang lebih baik ketika nantinya kembali ke tengah-tengah masyarakat,” pesannya.
Erwedi juga menyampaikan apresiasi kepada STIMI Banjarmasin atas kolaborasi yang telah dibangun bersama Lapas Narkotika Karang Intan.
“Saya berharap kerja sama ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga dalam pengembangan kompetensi, penelitian, maupun berbagai program pembinaan lainnya,” ungkap Erwedi.
