TpWiTpr5BSO0BSC7GpOpGpdiGd==

Lapas Amuntai Gandeng Kemenag Tingkatkan Makharijul Huruf Warga Binaan

RadarJawa – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Amuntai dalam membentuk karakter religius warga binaan terus diwujudkan melalui program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan. Pada Jumat (24/7/2026), warga binaan kembali mengikuti kegiatan pengajian dan pembelajaran Al-Qur'an yang dibimbing oleh Ustaz Maslianor dari Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara di Masjid At-Taubah Lapas Amuntai.

Kegiatan yang diikuti warga binaan Pondok Pesantren At-Taubah tersebut difokuskan pada perbaikan makharijul huruf dan ketepatan pelafalan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Dalam pembelajaran, Ustaz Maslianor memberikan bimbingan secara bertahap mengenai cara mengucapkan setiap huruf hijaiyah sesuai kaidah ilmu tajwid, sehingga bacaan Al-Qur'an dapat dilafalkan dengan benar dan fasih.

Dengan penuh antusias, para warga binaan mengikuti setiap arahan yang diberikan. Mereka membaca Al-Qur'an secara bergantian, sementara Ustaz Maslianor memberikan koreksi terhadap pelafalan huruf, panjang pendek bacaan (mad), serta hukum tajwid yang masih perlu diperbaiki.

Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa pembelajaran Al-Qur'an merupakan salah satu program pembinaan kepribadian yang dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bekal spiritual bagi warga binaan.

"Kami berharap melalui pembelajaran Al-Qur'an ini, warga binaan tidak hanya mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat," ujar Gusti.

Sementara itu, Ustaz Maslianor menjelaskan bahwa kemampuan membaca Al-Qur'an dengan pelafalan yang benar merupakan dasar penting dalam memahami firman Allah SWT.

"Belajar Al-Qur'an harus dimulai dari memperbaiki makharijul huruf dan tajwidnya. Ketika bacaan sudah benar, insyaAllah akan lebih mudah memahami makna dan mengamalkan isi Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari," tuturnya.

Melalui kegiatan pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara, Lapas Kelas IIB Amuntai terus berupaya menghadirkan proses pembinaan yang tidak hanya membentuk keterampilan, tetapi juga memperkuat keimanan dan akhlak warga binaan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Type above and press Enter to search.