TpWiTpr5BSO0BSC7GpOpGpdiGd==

Wujud Nyata Pembinaan Kemandirian dan Ketahanan Pangan, WBP Lapas Palu Panen 80 Kilogram Sayuran

RadarJawa – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu kembali menunjukkan produktivitas melalui program pembinaan kemandirian di bidang pertanian dengan melaksanakan panen sayuran di area pertanian Lapas Palu yang berada di Desa Langaleso, Kabupaten Sigi, Kamis (11/06/2026).

Dalam kegiatan tersebut, WBP program kemandirian pertanian berhasil memanen 40 kilogram kangkung dan 40 kilogram terong dengan pendampingan serta pengawasan petugas Seksi Kegiatan Kerja. Hasil panen kemudian diserahkan melalui vendor ke dapur umum Lapas Palu untuk diolah sebagai bahan makanan bagi warga binaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan panen ini merupakan bagian dari implementasi program pembinaan kemandirian yang bertujuan meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan kedisiplinan warga binaan. Selain itu, program tersebut juga mendukung upaya ketahanan pangan yang terus dikembangkan di lingkungan Lapas Kelas IIA Palu.

Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian menjadi salah satu sarana pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.

“Melalui program pertanian ini, warga binaan memperoleh keterampilan kerja yang bermanfaat sekaligus menumbuhkan semangat produktif dan tanggung jawab sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Lapas Palu berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan. Selain mendukung ketahanan pangan, hasil kegiatan kerja warga binaan juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan program pembinaan, PNBP, serta upah kerja atau premi bagi warga binaan.

Kegiatan panen berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta tetap mengedepankan aspek keamanan, keselamatan kerja, dan pengawasan sesuai standar operasional yang berlaku.

Type above and press Enter to search.