TpWiTpr5BSO0BSC7GpOpGpdiGd==

Program Pertanian Berbuah Hasil, WBP Lapas Palu Panen Kangkung dan Terong di SAE Langaleso

RadarJawa – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu kembali menunjukkan produktivitas melalui program pembinaan kemandirian di bidang pertanian dengan melaksanakan panen sayuran di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Desa Langaleso, Kabupaten Sigi, Sabtu (06/06/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut menghasilkan panen 40 kilogram kangkung dan 40 kilogram terong. Panen dilakukan oleh WBP program kemandirian pertanian dengan pendampingan dan pengawasan petugas Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIA Palu.

Hasil panen tersebut merupakan bagian dari implementasi program pembinaan kemandirian yang bertujuan meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, serta produktivitas warga binaan. Selain menjadi sarana pembelajaran, kegiatan pertanian juga mendukung program ketahanan pangan yang terus dikembangkan di lingkungan Lapas Palu.

Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian di SAE Langaleso menjadi salah satu program unggulan pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.

“Melalui kegiatan pertanian, warga binaan memperoleh keterampilan kerja yang bermanfaat sekaligus menanamkan nilai tanggung jawab, disiplin, dan semangat produktif sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, mengapresiasi konsistensi Lapas Palu dalam mengembangkan program pembinaan berbasis ketahanan pangan yang melibatkan partisipasi aktif warga binaan.

Kegiatan panen berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui program ini, Lapas Kelas IIA Palu terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang produktif, bermanfaat, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Type above and press Enter to search.