RadarJawa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai terus mendorong peningkatan kualitas kinerja yang berdampak langsung, tidak hanya bagi internal organisasi, tetapi juga bagi warga binaan dan masyarakat luas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam kegiatan Zoom Meeting pendampingan teknis penggunaan aplikasi STAR-PROAKSI, yang diikuti oleh para operator dari masing-masing subseksi, Kamis (2/4).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan setiap aktivitas pembinaan, pelayanan, dan pengamanan tercatat secara sistematis dan terukur. Dengan pelaporan yang lebih tertib dan terintegrasi, setiap program yang dijalankan di dalam lapas diharapkan mampu memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung proses pembinaan warga binaan agar lebih terarah, terpantau, dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, para operator mendapatkan pendampingan langsung terkait penginputan laporan kegiatan harian, pemanfaatan fitur aplikasi, serta penyelesaian kendala teknis. Proses ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis petugas, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya data sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat dan berdampak.
Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menegaskan bahwa penggunaan aplikasi STAR-PROAKSI bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari upaya menghadirkan kinerja yang transparan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Melalui STAR-PROAKSI, kita ingin memastikan bahwa setiap kegiatan yang kita lakukan benar-benar tercatat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini bukan hanya soal laporan, tetapi bagaimana kita menghadirkan pelayanan yang lebih baik, pembinaan yang lebih tepat sasaran, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemasyarakatan,” tegasnya.
Dengan optimalisasi aplikasi STAR-PROAKSI, Lapas Amuntai semakin meneguhkan perannya sebagai institusi yang adaptif terhadap transformasi digital, sekaligus berorientasi pada dampak nyata—menciptakan sistem pembinaan yang lebih efektif bagi warga binaan dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin transparan serta akuntabel.

