RadarJawa – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai terus berkomitmen dalam meningkatkan pembinaan kerohanian bagi warga binaan melalui kegiatan pembelajaran keagamaan yang dilaksanakan secara rutin di lingkungan lapas. (Jumat, 13/3)
Kegiatan ini diikuti oleh warga binaan dengan penuh antusias sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membentuk karakter yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan. Melalui pembelajaran keagamaan ini, warga binaan diberikan pemahaman mengenai nilai-nilai spiritual, akhlak, serta pentingnya menjalani kehidupan yang lebih positif.
Kepala Lapas Kelas IIB Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan salah satu program penting dalam proses pembinaan warga binaan. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menambah pengetahuan agama, tetapi juga membentuk karakter dan kesadaran diri para warga binaan.
“Pembinaan keagamaan ini menjadi salah satu upaya kami dalam membentuk karakter warga binaan agar lebih baik, memiliki kesadaran diri, serta siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih positif,” ujar Gusti Iskandarsyah.
Dengan adanya kegiatan pembinaan kerohanian yang berjalan secara aktif dan berkelanjutan, diharapkan warga binaan dapat mengambil hikmah dan menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pedoman dalam kehidupan, baik selama menjalani masa pidana maupun setelah kembali ke tengah masyarakat nantinya.
