TpWiTpr5BSO0BSC7GpOpGpdiGd==

Bukti Nyata dari Dalam Lapas Narkotika Karang Intan: WBP Berkarya, Sinergi Pun Menguat


Radarjawa – Upaya memperkuat sinergi dalam pemberantasan narkotika terus digencarkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, melaksanakan silaturahmi bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarbaru dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, Kamis (26/03/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kalapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menyerahkan produk unggulan hasil karya warga binaan berupa kain sasirangan dan Teh Mint “Laskarin” kepada Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Banjarbaru. Produk ini merupakan hasil dari program pembinaan kemandirian yang tidak hanya membekali keterampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan harapan baru bagi warga binaan.

Penyerahan produk tersebut menjadi simbol bahwa di balik tembok lapas, warga binaan mampu menghasilkan karya bernilai dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat. Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan berjalan secara produktif dan berorientasi pada masa depan.

Kalapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika sekaligus mendukung keberhasilan pembinaan.

“Sinergi dengan BNNK Banjarbaru menjadi langkah strategis dalam memperkuat upaya pemberantasan narkotika. Kami juga ingin menunjukkan bahwa warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga dibina untuk mampu berkarya dan memiliki bekal saat kembali ke tengah masyarakat,” ujar Yugo.

Sementara itu, Kepala BNNK Banjarbaru, Arif Wahyu Bibitharta, memberikan apresiasi atas inovasi pembinaan yang dilakukan oleh Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan serta komitmennya dalam menjalin kerja sama.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan yang mampu menghadirkan pembinaan produktif dan bermakna. Sinergi ini penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dari narkotika sekaligus memberikan kesempatan kedua bagi warga binaan untuk bangkit dan berkontribusi positif,” ungkap Arif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dan BNNK Banjarbaru semakin solid dalam menjalankan tugas pemberantasan narkotika. Lebih dari itu, masyarakat juga dapat melihat bahwa proses pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam lapas, tetapi juga menghasilkan dampak nyata berupa karya, harapan, dan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. 

Type above and press Enter to search.