RadarJawa — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) terus mendorong para lulusan perguruan tinggi untuk mengambil bagian dalam Program Magang Nasional Kementerian Hukum Batch III yang telah dibuka pada 4 Desember 2025. Program ini dinilai sebagai salah satu pintu masuk strategis bagi generasi muda untuk memahami sistem birokrasi pemerintahan sekaligus meningkatkan kapasitas diri secara profesional.
Pendaftaran program magang dibuka mulai 4 hingga 7 Desember 2025, dengan pelaksanaan magang selama enam bulan, dari 16 Desember 2025 sampai 15 Juni 2026. Secara nasional, tersedia 353 kuota peserta dari berbagai latar belakang jurusan.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, Kamis, (4/12/2025), menegaskan bahwa kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para lulusan S1, khususnya di wilayah Sulawesi Tengah. “Kami mengajak seluruh lulusan S1 di Sulawesi Tengah untuk segera mendaftar. Program ini memberikan pengalaman kerja nyata di lingkungan Kementerian Hukum, sekaligus membentuk karakter profesional sejak dini,” kata Rakhmat Renaldy.
Ia menjelaskan bahwa para peserta akan mendapatkan uang saku setara Upah Minimum Provinsi, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan JKK dan JKM, serta sertifikat resmi sebagai bukti pengalaman kerja. Menurutnya, fasilitas tersebut menunjukkan keseriusan negara dalam membina generasi muda.
Lebih lanjut, Rakhmat Renaldy mengatakan bahwa keberadaan peserta magang di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulteng juga akan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan hukum di daerah.
“Kami percaya, semangat anak-anak muda akan menjadi energi baru dalam menghadirkan layanan hukum yang semakin cepat, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.
Program ini juga menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai tugas dan fungsi Kementerian Hukum, mulai dari pelayanan administrasi hukum umum, kekayaan intelektual, pembinaan hukum, hingga layanan pembentukan produk hukum.
Kanwil Kemenkum Sulteng telah menyiapkan berbagai bentuk pendampingan bagi peserta magang nantinya, termasuk pembimbing dari pejabat dan pegawai berpengalaman. Dengan demikian, proses transfer pengetahuan dapat berlangsung secara optimal.
Masyarakat, khususnya kalangan akademisi dan lulusan baru, diimbau untuk segera mengakses laman maganghub.kemnaker.go.id untuk melakukan pendaftaran sebelum batas waktu berakhir.
